Update Corona: Sepekan Terakhir Kasus Sembuh Corona di Indonesia Meningkat

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

JAKARTA – Kasus positif corona di Indonesia mulai menunjukkan adanya penurunan. Berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19 tercatat dalam sepekan (30 Mei – 5 Juni 2021) sebanyak 34.165 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Sementara pada pekan lalu (23-29 Mei 2021) kasus positif Covid-19 mencapai 34.796. Dari data tersebut, kasus Covid-19 pada pekan ini mengalami penurunan hingga 631 orang jika dibandingkan pekan lalu. 

Namun tidak dengan kasus kematian Covid-19. Pada pekan ini, kasus kematian mengalami peningkatan hingga 111 orang. Kasus kematian hingga 5 Juni 2021 mencapai 51.449 kasus. Begitu pun dengan kasus sembuh. Pekan ini mengalami peningkatan hingga 10.857 kasus. Kasus sembuh hingga 5 Juni 2021 mencapai 1.701.784 orang. 

Secara nasional, tambahan kasus baru per hari ini (6/6/2021) tercatat 5.832 orang. Dengan demikian, total kasus positif di Indonesia mencapai 1.856.038 kasus. Sedangkan, jumlah kumulatif kasus sembuh mencapai 1.705.971 orang atau bertambah 4.187 orang dari hari sebelumnya. Sementara itu, total kasus kematian mencapai 51.612 orang atau bertambah 163 orang. Untuk kasus aktif hingga hari ini mencapai 98.455 orang.

Baca: Update Corona: Sepekan Terakhir Kasus Kematian Corona di Indonesia Menurun

Guna menekan laju penyebaran kasus Covid-19, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah, baik pusat maupun daerah. Mulai dari pembatasan kegiatan masyarakat hingga program vaksinasi. Pembatasan kegiatan masyarakat saat ini berlaku di skala mikro dan telah diterapkan di seluruh wilayah Indonesia dengan tingkat risiko tinggi penularan Covid-19

Sekedar informasi, kasus positif Covid-19 melonjak tinggi di sejumlah daerah, seperti Kabupaten Kudus, Jawa Tengah dan Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Terkait lonjakan kasus di Bangkalan, untuk menekan laju penyebaran Covid-19 Pemkot Surabaya tengah melakukan penyekatan di Jembatan Suramadu. Bagi masyarakat Madura yang ingin ke Surabaya harus menjalani tes swab antigen. 

Sedangkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengirim 96 orang dokter. Pemerintah pun tengah berupaya mengirimkan 198 orang perawat untuk membantu penanganan Covid-19 di Kudus. Tak hanya itu, rencana pemerintah pun akan mengirimkan tenaga kesehatan lain, seperti analis kesehatan, ahli gizi hingga apoteker ke Kudus. 

“Total ada 96 dokter dan perawat yang diperbantukan, dengan rincian lima dokter spesialis paru, lima dokter spesialis penyakit dalam, 38 dokter umum, dan 48 perawat,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo seperti dilansir Antara, Sabtu (5/6).